TANGERANG, (SB) – Dari forum sederhana di tingkat kelurahan, denyut demokrasi warga Cipondoh Makmur kembali bergerak. Melalui pemilihan yang berlangsung tertib dan khidmat, Hendri Agus terpilih kembali sebagai Ketua Forum RT/RW Kelurahan Cipondoh Makmur untuk periode 2026–2031, Minggu (8/1/2026).
Pemilihan tersebut digelar di Aula Kantor Kelurahan Cipondoh Makmur dan dihadiri oleh para perwakilan RT dan RW serta Sekretaris dan staf Kelurahan Cipondoh Makmur, serta para Pekerja Swadaya Masyarakat (PSM) setempat.
Sekretaris Kelurahan Cipondoh Makmur, Rudi Hartono mengatakan, bahwa Forum RT/RW memiliki peran strategis sebagai wadah koordinasi dan penyaluran aspirasi masyarakat di tingkat lingkungan sebelum disampaikan kepada pihak kelurahan.
“Forum RT/RW ini menjadi tempat menyatukan aspirasi maupun program kerja dari masing-masing RT dan RW agar dapat ditindaklanjuti oleh kelurahan,” ujarnya.
Lebih lanjut Rudi menjelaskan, Ketua dan pengurus Forum RT/RW juga berfungsi sebagai kepanjangan tangan pemerintah kelurahan dalam menyampaikan berbagai informasi serta program pembangunan dari Pemerintah Kota Tangerang kepada masyarakat.
“Dengan terpilihnya kembali kepengurusan Forum RT/RW, sinergi antara masyarakat dan pemerintah kelurahan dapat semakin kuat dalam mendukung pembangunan Kota Tangerang yang lebih baik ke depan,” tukasnya.
Ketua Forum RT/RW terpilih, Hendri Agus, menyampaikan komitmennya untuk memperkuat sinergi antar-RT/RW serta meningkatkan komunikasi dengan pihak kelurahan demi pelayanan masyarakat yang lebih optimal.
“Alhamdulillah, kepercayaan ini akan kami jalankan dengan memperkuat kebersamaan antar-pengurus RT dan RW, serta memastikan aspirasi warga tersampaikan dengan baik dan tepat sasaran,” kata Hendri Agus.
Ia menambahkan, Forum RT/RW akan mendorong partisipasi aktif warga dalam setiap program pembangunan di lingkungan Kelurahan Cipondoh Makmur.
Sementara itu, Ketua RW 09 Amrul Sani menambahkan, keberadaan Forum RT/RW Cipondoh Makmur diharapkan tidak hanya menjadi ruang koordinasi administratif, tetapi juga ruang dialog yang hidup antara warga dan pemerintah kelurahan.
“Dari forum inilah, persoalan sehari-hari warga dirumuskan bersama dan diterjemahkan menjadi langkah nyata pembangunan di tingkat paling dekat dengan masyarakat,” ujarnya. (Ben)












