TANGERANG, (SB) – Tepat satu tahun sejak dilantik memimpin Kota Tangerang, Wali Kota Tangerang Sachrudin bersama Wakil Wali Kota Maryono mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat kolaborasi dalam melanjutkan pembangunan kota.
Ajakan tersebut disampaikan dalam pengajian dan tasyakuran yang digelar bersama jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) dan masyarakat di Masjid Raya Al Azhom, Jumat (20/2/2026).
Momentum ini terasa istimewa karena bertepatan dengan bulan suci Ramadan 1447 Hijriah dan menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-33 Kota Tangerang.
“Ramadan kali ini terasa lebih bermakna karena bertepatan dengan HUT ke-33 Kota Tangerang dan satu tahun kebersamaan saya dan Pak Maryono dalam memimpin kota. Perjalanan setahun ini terasa cepat, namun sinergi yang terjalin telah menghadirkan langkah-langkah progresif menuju tujuan bersama,” ujar Sachrudin.
Sepanjang 2025, Pemerintah Kota Tangerang mengklaim sejumlah program prioritas telah direalisasikan dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Di antaranya pembangunan 23 Graha Kita Bersama, rehabilitasi 39 posyandu, perbaikan 1.000 rumah tidak layak huni, pembangunan 308 jamban sehat, 50 rekonstruksi jalan, rehabilitasi 622 jalan lingkungan, serta pembangunan 27 tanggul sungai.
Selain pembangunan fisik, Pemkot Tangerang juga mencatat capaian di tingkat makro. Dalam satu tahun terakhir, Kota Tangerang meraih 82 penghargaan tingkat provinsi hingga nasional, serta mencatat perbaikan sejumlah indikator kinerja pembangunan daerah.
Sebagai bentuk syukur atas capaian tersebut, Pemkot kembali menggulirkan program Tangerang Bersedekah yang dihimpun dari kontribusi ASN. Program ini diwujudkan melalui pendistribusian 3.300 paket sembako ke 104 kelurahan di 13 kecamatan bagi warga yang membutuhkan.
Selain itu, santunan sebesar Rp200.000 akan diberikan kepada 3.300 anak yatim piatu pada puncak peringatan HUT ke-33 Kota Tangerang yang jatuh pada 28 Februari mendatang.
Meski demikian, Sachrudin menegaskan pembangunan di Kota Tangerang belum selesai dan masih memerlukan evaluasi serta perbaikan berkelanjutan.
“Capaian ini adalah hasil kerja sama dan kolaborasi kita semua. Membangun kota bukanlah kerja satu atau dua orang, melainkan kerja kolaborasi, kebersamaan, dan kerja dengan ketulusan,” tuturnya.
“Dengan semangat gotong royong dan tekad yang kuat, saya percaya tidak ada tantangan yang tidak bisa kita selesaikan,” imbuhnya.
Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga sinergi dalam membangun Kota Tangerang agar semakin maju, sejahtera, dan berdaya saing. (Ben)






