TANGERANG, (SB) – Semangat cinta Al-Qur’an dan kebersamaan mewarnai peringatan 100 tahun Jemaat Ahmadiyah Indonesia (JAI). Selama dua hari, yakni Sabtu, 8 – 9 November 2025, Puluhan qori dan qoriah dari berbagai penjuru Nusantara berkumpul di JAI Cabang Gondrong, Cipondoh, Kota Tangerang, untuk mengikuti Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat nasional.
Sebanyak 60 peserta dari berbagai provinsi mulai dari Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Palembang, Kalimantan, hingga Sulawesi Selatan — menampilkan kemampuan terbaik mereka dalam melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur’an.
Kegiatan dibuka oleh Pimpinan Pusat JAI, Zaki Firdaus Sahid, ST, MT, yang mengungkapkan rasa syukurnya atas antusiasme peserta dan dukungan masyarakat sekitar.
“Alhamdulillah, kegiatan MTQ dalam rangka peringatan 100 tahun JAI ini mendapat sambutan luar biasa. Mari terus memuliakan Al-Qur’an dan mengamalkan ajarannya dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya, Sabtu (8/11/2025).
Turut hadir Sekretaris Camat Cipondoh, Iwan Mulyawan, yang menyampaikan apresiasinya kepada JAI atas inisiatif kegiatan keagamaan yang mampu mempererat silaturahmi.
“Saya sangat mengapresiasi MTQ nasional ini. Kegiatan seperti ini bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga sarana memperkuat persaudaraan dan menumbuhkan semangat belajar Al-Qur’an di kalangan anak muda,” katanya.
Dari hasil lomba, Dimas Hendrawan dari Universitas Islam Negeri Alauddin, Makassar, meraih juara pertama kategori qori, sementara Andiny Mahardika dari Institut Ilmu Al-Qur’an (IIQ) Pamulang, Tangerang Selatan, tampil sebagai juara kategori qoriah.
Kebahagiaan dan semangat peserta begitu terasa. Zahra, peserta asal Kalimantan, mengaku mendapat pengalaman berharga.
“Pelayanannya sangat baik, panitianya ramah, dan saya bisa bertemu banyak teman baru. Semoga tahun depan bisa ikut lagi,” ujarnya penuh semangat.
Senada, Rendi dari Garut menyebut ajang ini sebagai pengalaman yang berkesan. “Saya pernah ikut beberapa MTQ, tapi yang ini sangat berkesan karena suasananya hangat dan penuh kekeluargaan,” tuturnya.
Ketua Panitia, Ustadz Dendi, S.Ag, menutup kegiatan dengan rasa syukur atas kelancaran acara.
“Alhamdulillah, semua berjalan aman dan tertib. Terima kasih kepada semua pihak, termasuk Polsek Cipondoh, Polres Metro Tangerang, serta RT dan RW yang telah membantu menjaga keamanan,” katanya.
Ia berharap, MTQ nasional ini tidak hanya menjadi kompetisi, tetapi juga menjadi sarana memperkuat ukhuwah dan menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an.
“Kami ingin kegiatan ini menjadi bagian dari perjalanan spiritual untuk terus belajar, berprestasi, dan berbuat kebaikan,” tukasnya. (Bhel/Ben)






