TANGERANG, (SB) – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus memperkuat budaya kerja aparatur sipil negara (ASN) agar berorientasi pada pelayanan publik yang profesional, cepat, dan berintegritas.
Melalui ajang Penilaian Implementasi Budaya Kerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Tahun 2025, lima perangkat daerah terbaik memaparkan praktik terbaik (best practice) di hadapan dewan juri.
Kegiatan ini menjadi sarana untuk menanamkan nilai-nilai ASN BerAKHLAK (Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif), serta semangat “Bangga Melayani Bangsa.”
Wali Kota Tangerang H. Sachrudin, yang hadir membuka kegiatan sekaligus menjadi salah satu penilai, menekankan pentingnya menumbuhkan budaya kerja yang tidak hanya tertulis di atas kertas, tetapi benar-benar hidup dalam perilaku sehari-hari ASN.
“Budaya kerja yang baik bukan sekadar slogan, tapi fondasi untuk membangun pelayanan yang tulus, cepat, dan berkualitas. Kalau budaya kerja ASN sudah berorientasi pada pelayanan, maka setiap langkah mereka akan membawa manfaat bagi masyarakat,” ujar Sachrudin, Senin (20/10/2025).
Menurutnya, ajang penilaian tersebut bukan sekadar kompetisi antarlembaga, tetapi wadah pembelajaran bersama untuk memperkuat nilai-nilai profesionalitas dan kolaborasi di lingkungan Pemkot Tangerang.
“Integritas dan loyalitas ASN bukan hanya kepada pimpinan, tapi kepada masyarakat yang kita layani setiap hari. Profesionalitas dan tanggung jawab adalah bentuk pengabdian terbaik seorang ASN,” tambahnya.
Pada akhir kegiatan, dewan juri akan menetapkan perangkat daerah terbaik dalam Implementasi Budaya Kerja dan Bangga Melayani Bangsa Tahun 2025.
Sachrudin berharap kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi seluruh OPD untuk terus memperkuat budaya kerja yang berorientasi pada pelayanan publik.
“Kita ingin budaya kerja di Pemkot Tangerang tidak hanya tertulis dalam pedoman, tapi benar-benar hidup di setiap tindakan ASN,” pungkasnya. (Bhel/Ben)






