TANGERANG, (SB) – Pascabanjir yang melanda sejumlah wilayah di Kota Tangerang, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang mengerahkan ratusan petugas kebersihan serta armada pendukung untuk membersihkan sampah sisa banjir.
Ya, sebanyak 195 petugas kebersihan diterjunkan untuk mengangkut tumpukan sampah yang terbawa banjir serta membersihkan lingkungan permukiman warga, fasilitas umum, dan ruas jalan yang terdampak.
Kepala DLH Kota Tangerang Wawan Fauzi mengatakan, penanganan kebersihan telah dilakukan sejak hari kejadian banjir pada Kamis (22/1/2026). Namun, sejak Minggu (25/1/2026), fokus utama diarahkan pada pengangkutan sampah di wilayah yang kondisi banjirnya mulai surut.
“Petugas DLH Kota Tangerang sudah turun sejak Kamis atau hari kejadian. Namun, sejak Minggu hingga saat ini, petugas fokus melakukan pengangkutan sampah sisa banjir di sejumlah wilayah yang sudah surut,” kata Wawan, Selasa (27/1/2026).
Untuk mempercepat proses pembersihan, DLH Kota Tangerang juga mengerahkan armada pendukung berupa 15 unit dump truk dan 12 unit bentor. Armada tersebut disiagakan di sejumlah kecamatan terdampak banjir, di antaranya Ciledug, Larangan, Karawaci, Cibodas, Jatiuwung, hingga Periuk yang masih mengalami genangan di beberapa titik.
Menurut Wawan, penanganan sampah pascabanjir menjadi prioritas utama guna mencegah timbulnya penyakit serta memulihkan kebersihan lingkungan warga.
“Meski banjir mulai surut, potensi tumpukan sampah masih cukup besar. Karena itu, petugas kami terus bergerak di lapangan agar lingkungan kembali bersih dan aktivitas masyarakat dapat berjalan normal,” ujarnya.
Pembersihan difokuskan pada kawasan permukiman padat penduduk, saluran air, serta titik-titik yang menjadi lokasi penumpukan sampah pascabanjir.
DLH Kota Tangerang juga mengimbau masyarakat untuk berperan aktif menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan, khususnya setelah banjir. (Ben)






