TANGERANG, (SB) – Pemerintah Kota Tangerang terus mendorong peningkatan akses pendidikan tinggi bagi masyarakat kurang mampu melalui program bantuan sosial pendidikan.
Upaya tersebut diwujudkan melalui Sosialisasi Surat Pertanggungjawaban (SPJ) Bantuan Sosial Biaya Pendidikan Jenjang Perguruan Tinggi Tahun Anggaran 2026 yang digelar Dinas Sosial Kota Tangerang.
Kegiatan berlangsung di Ruang Al Amanah, Lantai 5 Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Selasa (27/1/2026). Program ini merupakan bagian dari subkegiatan Peningkatan Kemampuan Potensi Sumber Kesejahteraan Sosial Keluarga pada Bidang Pemberdayaan Sosial.
Kepala Dinas Sosial Kota Tangerang, Acep Wahyudi, mengatakan bantuan pendidikan ini ditujukan bagi mahasiswa berprestasi dari keluarga kurang mampu yang tercatat sebagai warga Kota Tangerang. Dari hasil penjaringan awal sebanyak 191 calon penerima, sebanyak 174 mahasiswa dinyatakan lolos sebagai penerima manfaat.
“Persyaratan utama penerima bantuan adalah memiliki KTP Kota Tangerang dan terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) pada desil 1 sampai 5,” ujar Acep.
Ia menegaskan, sosialisasi SPJ menjadi bagian penting dalam pelaksanaan program agar para penerima memahami mekanisme pertanggungjawaban penggunaan dana bantuan secara transparan dan akuntabel.
Menurut Acep, bantuan sosial pendidikan ini tidak hanya bertujuan meringankan beban biaya kuliah, tetapi juga menjadi upaya jangka panjang dalam memutus rantai kemiskinan melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia.
“Kami berharap mahasiswa dapat memanfaatkan bantuan ini dengan sebaik-baiknya, belajar dengan sungguh-sungguh, serta mengembangkan kreativitas dan kompetensi agar mampu bersaing di dunia kerja setelah lulus,” katanya.
Salah satu penerima manfaat, Lola, mahasiswi semester V Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT), mengaku bersyukur atas bantuan yang diterimanya. Selama ini, ia harus bekerja sambil kuliah untuk membiayai pendidikannya karena kondisi keluarga.
“Bantuan ini sangat meringankan. Saya benar-benar bersyukur karena masih bisa melanjutkan kuliah. Harapannya, saya bisa sukses dan tidak merepotkan orang tua lagi,” ujar Lola.
Ia juga mengajak mahasiswa lain dari keluarga kurang mampu agar tidak menyerah dalam mengejar pendidikan tinggi dan memanfaatkan program bantuan yang disediakan pemerintah daerah.
Melalui program bantuan sosial pendidikan ini, Dinas Sosial Kota Tangerang menargetkan peningkatan angka partisipasi pendidikan tinggi bagi warga kurang mampu, sekaligus memastikan penyaluran dan penggunaan anggaran pemerintah berjalan sesuai ketentuan yang berlaku. (Younk/Ben)












