BOGOR, (SB) – Wakil Wali Kota Tangerang, H. Maryono menegaskan, kepala sekolah tidak hanya berperan sebagai administrator, tetapi juga sebagai pemimpin pembelajaran yang menentukan arah dan kualitas pendidikan di sekolah.
Hal itu disampaikan Maryono saat menutup Pelatihan Bakal Calon Kepala Sekolah (BCKS) Kota Tangerang Tahun 2026 yang digelar di Balai Guru dan Tenaga Kependidikan Provinsi Banten, Parung, Bogor, pada Senin (16/2/2026).
“Kepala sekolah bukan hanya administrator, tetapi juga pemimpin pembelajaran. Harus mampu menjadi teladan bagi guru, peserta didik, hingga seluruh warga sekolah,” ujar Maryono.
Menurut dia, penguatan kepemimpinan di tingkat satuan pendidikan menjadi langkah strategis dalam meningkatkan mutu pendidikan di Kota Tangerang. Kepala sekolah, lanjutnya, dituntut memiliki visi yang jelas, kemampuan manajerial yang mumpuni, serta integritas dalam menjalankan tugas.

Pelatihan BCKS tersebut diikuti 60 peserta dari jenjang TK, SD, dan SMP di Kota Tangerang. Kegiatan berlangsung selama sepuluh hari, mulai 7 hingga 16 Februari 2026.
Program ini diinisiasi oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Tangerang bekerja sama dengan Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi Banten sebagai bagian dari tahapan seleksi dan pembekalan calon kepala sekolah.
Selama pelatihan, peserta mendapatkan materi terkait kompetensi manajerial, supervisi akademik, serta penguatan karakter kepemimpinan. Maryono berharap, pembekalan tersebut dapat diterapkan secara nyata di sekolah masing-masing.
“Jadilah pemimpin yang amanah, inovatif, dan mampu membawa perubahan positif. Masa depan Kota Tangerang sangat ditentukan oleh kualitas pendidikan hari ini,” tegasnya.
Pemerintah Kota Tangerang optimistis, melalui program ini akan lahir kepala sekolah yang profesional, adaptif terhadap perubahan, serta mampu menciptakan lingkungan belajar yang aman dan inklusif bagi peserta didik. (Younk/Ben)






