TANGERANG, (SB) – Gubernur Banten, Andra Soni menyebut Kota Tangerang sebagai penggerak utama ekonomi daerah. Hal itu dikatakan saat dirinya menghadiri Rapat Paripurna Hari Ulang Tahun (HUT) ke-33 Kota Tangerang di ruang sidang DPRD Kota Tangerang, Sabtu (28/2/2026).
Dalam sambutannya, Andra Soni mengapresiasi capaian pembangunan yang telah diraih Kota Tangerang selama lebih dari tiga dekade. Menurut dia, perkembangan pesat kota tersebut tidak hanya berdampak pada wilayahnya sendiri, tetapi juga berkontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Provinsi Banten.
Ia mengungkapkan, realisasi investasi di Provinsi Banten yang mencapai Rp130 triliun salah satunya ditopang oleh kontribusi besar dari Kota Tangerang. Hal itu, kata dia, menjadi bukti kuat atas daya saing daerah dan kepercayaan investor terhadap iklim usaha di Kota Tangerang.
“Realisasi investasi di Provinsi Banten yang mencapai Rp130 triliun, salah satu penyumbang terbesarnya adalah Kota Tangerang. Ini menunjukkan peran vital Kota Tangerang, bukan hanya sebagai kota penunjang, tetapi sebagai penggerak utama pertumbuhan di wilayah ini,” ujar Andra.
Ia menambahkan, secara geografis Kota Tangerang memiliki posisi strategis karena berbatasan langsung dengan Kota Jakarta sebagai pusat ekonomi dan bisnis nasional. Kedekatan tersebut dinilai menjadi faktor penting dalam mendorong arus investasi dan pertumbuhan sektor usaha.
Meski demikian, Andra mengingatkan agar capaian tersebut tidak membuat pemerintah daerah berpuas diri. Ia menekankan pentingnya penguatan sinergi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kota dalam menyelesaikan sejumlah persoalan mendasar, seperti penanganan kemiskinan, pengelolaan sampah, dan percepatan penanggulangan banjir.
“Kita tidak boleh berpuas diri. Sinergi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kota harus terus diperkuat agar persoalan-persoalan mendasar ini dapat diselesaikan secara tuntas demi kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Wali Kota Tangerang Sachrudin menyampaikan terima kasih atas apresiasi dan dukungan dari Pemerintah Provinsi Banten. Ia menegaskan, berbagai capaian pembangunan merupakan hasil kolaborasi seluruh pemangku kepentingan serta partisipasi aktif masyarakat.
Menurut Sachrudin, semangat “Bersama Membangun Kota” dan “Melayani Tiada Henti” menjadi landasan dalam meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan menjaga pertumbuhan ekonomi yang tetap positif serta inklusif.
“Kami berterima kasih atas dukungan dan pengawalan dari Gubernur Banten. Insyaallah, kolaborasi ini akan terus kami perkuat agar pembangunan Kota Tangerang selaras dengan kemajuan Provinsi Banten dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Sachrudin.
Peringatan HUT ke-33 Kota Tangerang menjadi momentum refleksi untuk memastikan pembangunan tidak hanya berorientasi pada capaian angka, tetapi juga pada peningkatan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan. (Bhel/Ben)






