TANGERANG, (SB) – Suasana akrab dan penuh kekeluargaan terasa di Kantor Sekretariat RW 07 Kelurahan Cipondoh Makmur, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, Minggu (2/11/2025) pagi.
Di antara deretan kursi plastik warga berkumpul, menyaksikan prosesi pemilihan ketua rukun warga (Pilkawe) yang digelar dengan semangat kebersamaan.
Dalam pemilihan yang berlangsung tertib itu, Eddy Sumarno atau yang akrab disapa Egon, kembali terpilih memimpin RW 07 untuk periode berikutnya. Ia unggul telak atas lawannya, Dani Purwanto, dengan perolehan 47 suara dari total 56 pemilih.
Ketua Panitia Pilkawe, H. Sulistyo menjelaskan, sistem pemilihan dilakukan melalui perwakilan dari masing-masing RT.

“Setiap RT mengirim delapan pemilih yang mewakili unsur masyarakat seperti ketua RT, bendahara, sekretaris, tokoh agama, karang taruna, dan kader posyandu. Alhamdulillah, semua RT berpartisipasi penuh,” ujarnya.
Kemenangan Egon bukan hanya soal angka, tetapi juga bentuk kepercayaan warga terhadap sosok yang dikenal sederhana, mudah diajak bicara, dan cepat tanggap terhadap persoalan atau kebutuhan lingkungan.
“Alhamdulillah, saya bersyukur atas kepercayaan ini. Amanah warga akan saya jaga. Saya ingin RW 07 tetap rukun, nyaman, dan makin maju,” kata Egon dengan nada haru seusai pengumuman hasil pemilihan.
Selama masa kepemimpinannya, Egon dikenal aktif mendorong pembangunan infrastruktur dasar lingkungan, seperti perbaikan jalan dan drainase.
“Program lanjutan yang ingin kami fokuskan adalah pengecoran jalan di Makmur Raya dan pembangunan drainase di RT 07 yang belum tuntas,” ujarnya.
Namun, bagi Egon, keberhasilan bukan hanya soal pembangunan fisik. Ia menilai kekuatan utama RW 07 ada pada semangat gotong royong warganya.

“Kalau warga kompak, apa pun bisa kita selesaikan. RW itu bukan sekadar jabatan, tapi wadah saling membantu,” tambahnya.
Tokoh agama setempat, H. Abdul Halim, berharap Egon dapat terus menjaga suasana harmonis di tengah warga.
“Kerukunan sudah terbentuk sejak lama. Kami percaya Pak Egon bisa mempertahankan tradisi itu. Sejatinya ketua RW itu pengayom,” tuturnya sambil tersenyum.
Di tengah hiruk pikuk kehidupan kota, cerita Egon dan warga RW 07 menjadi potret kecil tentang bagaimana demokrasi lokal dan semangat kebersamaan masih tumbuh di lingkungan perkotaan. Bahwa kepemimpinan sejati tidak lahir dari ambisi, melainkan dari kepercayaan dan kedekatan hati dengan sesama. (Bhel/Ben)






