TANGERANG, (SB) – Tidak ada jarak antara seragam loreng dan warga siang itu. Di teras Koramil 01 Tangerang, tawa dan obrolan ringan mengalir bersama aroma kopi panas. Dari suasana sederhana inilah, Komandan Rayon Militer (Danramil) 01 Tangerang, Mayor Infanteri Jefriansen Sipayung, mengajak warga Kecamatan Cipondoh berbincang tentang satu hal penting: rasa aman di lingkungan tempat tinggal mereka.
Kegiatan ngopi bareng yang digelar Rabu (17/12/2025) itu dihadiri sejumlah perwakilan warga, di antaranya Pa Jo warga Poris Indah dan Alek Sunan dari Cipondoh Makmur. Mereka duduk sejajar, tanpa sekat formalitas, berbagi cerita tentang kehidupan sehari-hari di lingkungan yang dihuni masyarakat dengan latar belakang sosial dan budaya yang beragam.
Dalam obrolan yang sesekali diselingi canda, Jefriansen atau yang akrab disapa Jecko itu mengatakan, bahwa keamanan tidak bisa dibangun hanya dengan patroli atau aturan semata. Menurut dia, silaturahmi dan komunikasi yang terjaga justru menjadi kunci utama.
“Kalau kita saling mengenal dan sering berkomunikasi, masalah bisa dicegah sejak awal. TNI hadir bukan hanya saat ada persoalan, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat itu sendiri,” ujar Jecko.
Kehadiran TNI di tengah warga rupanya meninggalkan kesan mendalam. Pa Jo mengaku kehadiran Babinsa yang rutin menyapa warga, ikut kerja bakti, hingga berkeliling pada malam hari, membuat masyarakat merasa tidak sendiri dalam menjaga lingkungan.

“Rasanya lebih tenang. Kami merasa diperhatikan. Babinsa sering hadir, bukan hanya saat ada masalah, tapi juga di kegiatan keagamaan dan sosial. Itu membuat warga saling menjaga,” kata Pa Jo.
Hal senada disampaikan warga lain yang menilai kegiatan sederhana seperti ngopi bareng justru efektif membangun kepercayaan dan kebersamaan di tengah masyarakat yang heterogen.
Menjelang akhir pertemuan, Wakil Komandan Koramil 01 Tangerang, Kapten Infanteri Alamsyah, menegaskan bahwa kebersamaan semacam ini akan terus dijaga. Ia menyebut, keamanan lingkungan adalah tanggung jawab bersama yang hanya bisa terwujud jika TNI dan warga berjalan beriringan.
“Kami akan terus hadir dan bersinergi dengan masyarakat. Lingkungan yang aman lahir dari kebersamaan dan kepedulian satu sama lain,” ujar Alamsyah menutup pertemuan siang itu.
Dari secangkir kopi dan obrolan sederhana, harapan akan lingkungan Cipondoh yang aman dan harmonis pun kembali dirajut bersama. (Yon/Ben)






