TANGERANG, (SB) – Karambol merupakan permainan meja tradisional yang dimainkan menggunakan cakram kecil berbentuk bulat pipih dan sebuah striker sebagai alat pemukul. Permainan ini dilakukan di atas papan berbentuk persegi dengan lubang di setiap sudutnya, tempat pemain memasukkan cakram dengan cara menyentil menggunakan jari tangan, Sabtu (26/3/2026).
Ya, permainan yang berasal dari India ini telah dikenal sejak abad ke-18. Seiring perkembangan zaman, karambol menyebar ke berbagai negara, mulai dari Britania Raya, Eropa, Asia Selatan, hingga Amerika Utara. Penyebaran tersebut terjadi pada masa kolonial, ketika Inggris membawa permainan ini ke berbagai wilayah jajahannya.
Secara umum, karambol dimainkan oleh dua hingga empat orang. Setiap pemain bertugas memasukkan cakram ke dalam lubang di sudut papan. Warna cakram yang dimainkan biasanya ditentukan dari cakram pertama yang berhasil dimasukkan oleh pemain. Permainan berlangsung secara bergantian dengan teknik utama berupa sentilan jari untuk mengarahkan striker ke cakram yang ditarget.
Selain sebagai sarana hiburan, karambol memiliki nilai edukatif yang cukup tinggi. Permainan ini melatih koordinasi antara mata dan tangan, meningkatkan konsentrasi, serta mengasah kemampuan berpikir strategis. Pemain dituntut untuk memperhitungkan sudut, kekuatan, dan arah sentilan agar cakram dapat masuk ke lubang yang dituju.
Sejumlah pemain menilai karambol juga bermanfaat bagi kesehatan mental. Aktivitas ini dapat menjadi sarana relaksasi untuk mengurangi stres sekaligus mengisi waktu luang secara positif.
“Bermain karambol membuat pikiran lebih rileks. Selain itu, kita juga jadi lebih fokus dan terlatih dalam mengatur strategi,” ujar Alan, salah satu pemain.
Tak hanya itu, karambol juga berperan dalam memperkuat interaksi sosial. Permainan ini sering dimainkan bersama keluarga, teman, maupun tetangga, sehingga menciptakan suasana kebersamaan yang hangat.
“Permainan ini sederhana, mudah diakses, dan tidak membutuhkan biaya besar. Tapi justru di situlah letak nilai kebersamaannya,” sahut Mayor.
Hal serupa disampaikan Munawir Simir. Ia menilai permainan karambol mampu memberikan efek positif secara emosional.
“Saat menyentil cakram, hati jadi senang, stres hilang, dan yang penting bisa tertawa bersama,” ujarnya sambil berseloroh.
Meski demikian, masyarakat diimbau untuk memainkan karambol secara bijak. Permainan ini dapat memberikan dampak negatif apabila disalahgunakan, seperti dijadikan sarana perjudian.
Dengan berbagai manfaat yang dimilikinya, karambol dapat menjadi alternatif permainan tradisional yang tidak hanya menghibur, tetapi juga mendidik dan mempererat hubungan sosial di tengah masyarakat. (Bhel/Ben)






