TANGERANG, (SB) – Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol. Raden Muhammad Jauhari mengingatkan seluruh personel kepolisian agar menjaga integritas dan tidak menjadi beban bagi institusi Polri.
Pesan itu disampaikan saat Apel Jam Pimpinan sekaligus pemberian penghargaan kepada anggota berprestasi di Lapangan Apel Polres Metro Tangerang Kota, Selasa (23/12/2025).
Dalam kegiatan tersebut, Polres Metro Tangerang Kota memberikan penghargaan kepada 10 personel yang dinilai memiliki kinerja menonjol, khususnya dalam pengungkapan kasus peredaran narkotika dan obat terlarang serta dukungan terhadap program strategis nasional.
Apel dipimpin langsung oleh Kapolres dan diikuti para pejabat utama polres, kapolsek jajaran, personel BKO Brimob Polda Metro Jaya, serta seluruh perwira, bintara, dan aparatur sipil negara Polres Metro Tangerang Kota.
Jauhari mengatakan, penghargaan diberikan sebagai bentuk apresiasi pimpinan terhadap dedikasi dan profesionalisme anggota dalam menjalankan tugas. Menurutnya, prestasi tersebut harus menjadi motivasi bagi seluruh personel untuk terus meningkatkan kinerja dan menjaga nama baik institusi.
“Saya mengucapkan apresiasi setinggi-tingginya kepada rekan-rekan atas prestasinya sehingga mendapatkan penghargaan dari Kapolda Metro Jaya,” kata Jauhari.
Namun, Jauhari menegaskan bahwa seluruh personel Polri memiliki tanggung jawab besar sebagai agen perubahan. Ia meminta anggota menjaga sikap dan perilaku, baik saat bertugas maupun di luar kedinasan.
“Rekan-rekan semua adalah agen perubahan yang bisa membawa institusi Polri ini menjadi lebih baik. Tolong selalu berbuat baik dan jangan menjadi beban bagi institusi,” ujarnya.
Kapolres juga menyinggung tantangan tugas kepolisian yang kerap berada dalam sorotan publik. Karena itu, ia mengingatkan pentingnya konsistensi dalam berbuat baik dan melayani masyarakat secara profesional.
“Kita berbuat baik saja terkadang masih diframing buruk, maka dari itu kita harus terus berbuat baik,” kata dia.
Selain itu, Jauhari menekankan kesiapsiagaan personel dalam pelaksanaan Operasi Lilin Terpadu 2025 yang dimulai sejak 20 Desember 2025 untuk pengamanan Natal dan Tahun Baru. Ia juga menyoroti program Jaga Jakarta+ yang menekankan pelayanan prima dan kehadiran polisi di tengah masyarakat.
“Kita sebagai polres penyangga tidak boleh dianggap sepele. Justru kondisi wilayah kita sangat menentukan situasi keamanan di pusat ibu kota,” ujarnya.
Apel Jam Pimpinan ditutup dengan doa dan laporan komandan apel. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan tertib. Kapolres menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel atas kinerja dan dedikasi yang telah ditunjukkan. (Ben)






