TANGERANG, (SB) — Upaya memperkuat ketahanan pangan tidak selalu harus dimulai dari lahan luas. Jemaat Ahmadiyah Indonesia (JAI) Cabang Gondrong, Kelurahan Kenanga, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, menunjukkan langkah nyata dengan membagikan ratusan bibit tanaman produktif kepada warga sekitar, Rabu (12/11/2025).
Sedikitnya 100 pohon cabai dan jeruk limo dibagikan secara gratis kepada masyarakat di sekitar Masjid Al Mahmudah, di Jalan Rahmat Ali RT 04 RW 04, Kelurahan Kenanga. Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan JAI terhadap program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan berbasis masyarakat.
Ketua JAI Cabang Gondrong, Margani mengatakan, kegiatan ini diharapkan mampu mendorong warga untuk memanfaatkan ruang terbatas di lingkungan rumah sebagai lahan produktif.
“Langkah kecil ini kami lakukan agar masyarakat bisa lebih sadar pentingnya menjaga ketahanan pangan. Halaman rumah, kebun kosong, atau pot-pot bisa dimanfaatkan untuk menanam tanaman yang bermanfaat,” ujarnya.
Menurut Margani, kegiatan serupa akan terus dilakukan dengan variasi tanaman lain seperti tomat, sayuran, dan tanaman obat keluarga.
“Selain mendukung program pangan, kegiatan ini juga untuk menjaga kelestarian lingkungan agar lebih hijau dan sehat,” tambahnya.
Sambutan positif datang dari warga sekitar. Jaya, salah seorang warga penerima bibit, mengaku senang dengan inisiatif tersebut.
“Selain bisa panen cabai sendiri, halaman rumah jadi lebih hijau. Anak-anak juga jadi belajar menanam,” katanya tersenyum.
Hal senada diungkapkan Subur, warga lainnya yang menilai program ini bisa menjadi contoh gotong royong yang sederhana namun berdampak luas.
Sementara itu, Koordinator program, Mulyono Setiabudi menjelaskan, bahwa penanaman bibit tidak hanya berorientasi pada penghijauan, tetapi juga pada keberlanjutan pangan keluarga.
“Kami ingin warga bisa menanam tanaman yang tidak hanya memperindah lingkungan, tapi juga bermanfaat untuk dapur,” ujarnya.
Melalui langkah-langkah kecil seperti ini, JAI Kenanga berharap masyarakat semakin tergerak untuk menanam, memanen, dan menjaga lingkungan dimulai dari pekarangan sendiri. (Bhel/Ben)






