Tangerang, (SB) – SDN 06 Cipondoh terus berupaya menanamkan kepedulian lingkungan sejak dini kepada para siswanya. Hal ini diwujudkan melalui kegiatan belajar langsung di Bank Sampah yang berlokasi di Jalan Gelora Raya, Kelurahan Cipondoh Makmur, Kecamatan Cipondoh, Kamis (25/9/2025).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program edukasi lingkungan yang selaras dengan upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang dalam menjaga kebersihan kota sekaligus menekan volume sampah rumah tangga.
Dalam kesempatan itu, para siswa tidak hanya diajak menyetor sampah yang mereka kumpulkan dari rumah, tetapi juga belajar mengenali, memilah, dan memanfaatkan sampah yang masih bernilai ekonomis.
Guru pendamping, Anis, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk memberikan pemahaman nyata tentang pentingnya mengelola sampah dengan benar.
Menurutnya, sekolah ingin para peserta didik tidak hanya paham secara teori, melainkan juga terbiasa mempraktikkan kebiasaan memilah sampah dalam kehidupan sehari-hari.
“Kami ingin anak-anak bisa mengenali sampah dan kebermanfaatannya serta memahami sampah mana saja yang masih bernilai ekonomis. Dengan begitu, mereka belajar bahwa sampah bukan hanya sesuatu yang dibuang, melainkan juga bisa memberi nilai tambah,” ujarnya.
Anis menambahkan, gerakan ini juga melibatkan orang tua siswa melalui sosialisasi yang digelar pihak sekolah. Harapannya, kebiasaan memilah sampah dapat diterapkan tidak hanya di sekolah, tetapi juga di rumah.
“Dengan gerakan ini anak-anak diajak secara langsung untuk dapat membedakan, memilih, dan memilah sampah. Selain itu, kami juga menanamkan nilai pembelajaran sosial dan spiritual, yakni bahwa menjaga kebersihan adalah bagian dari tanggung jawab bersama,” katanya.

Sementara itu, Abdul Rasyid, guru lainnya yang turut mendampingi, menekankan pentingnya kolaborasi antara pihak sekolah, siswa, dan orang tua. Menurutnya, keberhasilan program kebersihan lingkungan tidak bisa hanya dibebankan pada satu pihak, melainkan harus dijalankan bersama.
“Kami berharap kolaborasi antara orang tua, siswa, dan pihak sekolah dapat memberikan dampak positif terhadap kepedulian kebersihan lingkungan. Anak-anak yang terlibat langsung akan terbiasa lebih disiplin dan sadar akan pentingnya menjaga kebersihan sejak dini,” ungkapnya.
Dalam kegiatan tersebut, antusiasme para siswa terlihat jelas. Mereka tampak bersemangat mengikuti setiap tahapan, mulai dari proses penyetoran sampah hingga penjelasan mengenai cara memilah sampah organik dan anorganik.
Melalui kegiatan seperti ini, SDN 06 Cipondoh berharap para siswanya dapat tumbuh menjadi generasi yang peduli lingkungan serta mampu membawa kebiasaan positif ke tengah keluarga dan masyarakat. (Bhel/Ben)






